Apa_Itu_Padel_Penjelasan_Singkat_dan_Sejarah_Olahraga_Raket_yang_Sedang_Naik_Daun.webp

Apa Itu Padel? Penjelasan Singkat dan Sejarah Olahraga Raket yang Sedang Naik Daun

07 Apr 2026 - 3208 View
Share

Olahraga Padel kini semakin populer di Indonesia dan berbagai negara di dunia. Banyak orang mengenalnya sebagai olahraga raket yang menyenangkan, mudah dipelajari, dan bisa dimainkan oleh berbagai usia. Namun, apa sebenarnya Padel itu?

Padel adalah olahraga raket yang dimainkan berpasangan (doubles) di lapangan tertutup berukuran lebih kecil daripada lapangan tenis. Permainan ini menggabungkan elemen tenis, squash, dan platform tennis. Bola bisa dipantulkan ke dinding yang mengelilingi lapangan, sehingga strategi permainan menjadi lebih dinamis dan menarik. Raket padel berbentuk padat dengan lubang-lubang kecil, bukan seperti raket tenis yang bertali.

Olahraga ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan seperti meningkatkan kebugaran kardio, koordinasi, dan kekuatan otot. Di tengah gaya hidup modern yang sibuk, Padel menjadi pilihan tepat karena bisa dimainkan dalam waktu singkat dan cocok untuk semua tingkat kemampuan.

Masalah yang Sering Muncul dalam Memahami Olahraga Padel

Banyak orang masih bingung membedakan Padel dengan tenis atau squash. Beberapa menganggapnya sebagai olahraga baru yang hanya tren sementara, padahal sejarah padel sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Kurangnya informasi yang jelas membuat masyarakat ragu untuk mencoba, terutama di Indonesia yang baru mengenal olahraga ini dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, keterbatasan lapangan dan fasilitas masih menjadi tantangan. Meski jumlah lapangan padel terus bertambah, banyak orang belum memahami aturan dasar dan manfaatnya. Padahal, pemahaman yang baik tentang asal-usul dan karakteristik Padel dapat membantu masyarakat menikmati olahraga ini dengan benar dan aman.

Apa Itu Olahraga Padel

Padel dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari dua orang. Lapangan berukuran 20 meter x 10 meter, dikelilingi dinding kaca dan pagar kawat setinggi sekitar 3-4 meter. Bola yang memantul ke dinding masih dianggap sah selama tidak menyentuh tanah dua kali.

Raket padel terbuat dari bahan komposit dengan lubang-lubang, sehingga lebih ringan dan mudah dikendalikan. Bola padel mirip bola tenis, tetapi sedikit lebih lembut. Permainan ini menekankan strategi, kerjasama tim, dan kemampuan membaca pantulan bola dari dinding.

Berbeda dengan tenis yang membutuhkan lapangan besar, Padel lebih hemat ruang dan bisa dimainkan di area terbatas. Olahraga ini juga lebih mudah dipelajari bagi pemula karena bola jarang keluar lapangan. Itulah sebabnya Padel cocok untuk keluarga, kelompok teman, atau bahkan sebagai kegiatan perusahaan.

Dari Ide Sederhana di Meksiko hingga Olahraga Global

Sejarah padel dimulai pada tahun 1969 di Acapulco, Meksiko. Penciptanya adalah Enrique Corcuera, seorang pengusaha yang gemar bermain tenis. Ia ingin membangun lapangan tenis di halaman belakang rumahnya, tetapi lahan yang tersedia terlalu sempit.

Sebagai solusi, Corcuera membuat lapangan yang lebih kecil dengan ukuran 20 x 10 meter. Ia menambahkan dinding di sekelilingnya agar bola tidak keluar area permainan. Ide ini terinspirasi dari permainan squash dan platform tennis. Awalnya, olahraga ini disebut “Paddle Corcuera”.

Istri Corcuera, Viviana, membantu menyusun aturan dasar permainan. Permainan ini segera populer di kalangan teman dan keluarga mereka. Pada tahun 1974, seorang bangsawan Spanyol bernama Alfonso de Hohenlohe mencoba Padel saat berkunjung ke Meksiko. Ia sangat tertarik dan membawa olahraga ini ke Spanyol.

Di Spanyol, Padel berkembang pesat. Negara ini menjadi pusat pertumbuhan olahraga tersebut. Dari Spanyol, Padel menyebar ke Argentina, Portugal, dan berbagai negara Eropa lainnya. Pada tahun 1991, Federasi Padel Meksiko didirikan, diikuti pembentukan International Padel Federation (FIP) untuk mengatur olahraga ini secara global.

Hingga saat ini, sejarah padel menunjukkan perjalanan yang menakjubkan. Dari sebuah eksperimen di halaman rumah, olahraga ini kini dimainkan oleh jutaan orang di lebih dari 90 negara. Di Indonesia, Padel mulai dikenal sekitar tahun 2010 melalui komunitas ekspatriat dan terus berkembang pesat hingga tahun 2026.

Perkembangan Padel di Indonesia dan Dunia

Di dunia, Padel menjadi salah satu olahraga raket yang tumbuh paling cepat. Spanyol masih menjadi negara dengan jumlah pemain terbanyak, diikuti Argentina dan Swedia. Olahraga ini bahkan akan dipertandingkan di Asian Games 2026, menandakan pengakuan resmi di level internasional.

Di Indonesia, Padel mengalami lonjakan popularitas yang signifikan. Dari hanya segelintir lapangan beberapa tahun lalu, kini jumlahnya terus bertambah di berbagai kota besar. Olahraga ini menarik karena bisa dimainkan oleh semua kalangan, mulai dari anak muda hingga orang tua.

Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin menyadari pentingnya olahraga yang menyenangkan dan sosial. Padel tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membangun kerjasama tim dan komunitas.

Kesimpulan

Padel adalah olahraga raket modern yang menggabungkan elemen tenis dan squash dalam lapangan tertutup. Sejarah padel berawal dari ide sederhana Enrique Corcuera di Acapulco, Meksiko, pada tahun 1969. Dari keterbatasan lahan, lahir sebuah olahraga yang kini digemari jutaan orang di seluruh dunia.

Di tengah gaya hidup yang semakin sibuk, Padel menawarkan alternatif olahraga yang menyenangkan, mudah diakses, dan bermanfaat bagi kesehatan. Memahami asal-usul dan karakteristik Padel membantu kita menghargai olahraga ini dengan lebih baik.

Bagi yang ingin mencoba, mulailah dengan mencari lapangan terdekat dan bermain bersama teman atau keluarga. Dengan semakin banyaknya fasilitas, Padel berpotensi menjadi salah satu olahraga favorit masyarakat Indonesia di masa depan. Mari kita sambut perkembangan olahraga ini dengan semangat sehat dan positif.

artikel

© 2026 P2A2I - Universitas Medan Area Facebook UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Instagram UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Youtube UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.