Fakultas Pertanian (FP) Universitas Medan Area (UMA) ke depan berkonsentrasi untuk pengembangan kultur jaringan. UMA mencoba menggeser teknik konvensional menjadi teknik bio teknologi.
“Orientasi Fakultas Pertanian UMA ke depan adalah orientasi bioteknologi. Tentu, untuk terlaksananya program ini harus didukung laboratorium pendukung salah satunya kultur jaringan,” jelas Dekan FP UMA Dr Ir Syahbudin Hasibuan MSi seusai menerima bantuan peralatan laboratorium kultur jaringan dari PTPN III di ruang Rektor UMA, Kamis (28/9) siang.
Bantuan laboratorium kultur jaringan diserahkan langsung SEVP Bidang SDM dan Umum PTPN III Ahmad Gusmar Harahap didampingi Kabag Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) PTPN III Mailanta Bangun dan Staf Urusan PTPN III Heri Manullang. Bantuan diterima Dekan FP UMA Syahbuddin Hasibuan, disaksikan Rektor UMA Prof Dr HA Yakub Matondang MA, Wakil Rektor (WR) II Dr Ir Siti Mardiana MSi, WR III UMA Ir Zulhery Noer MP, dan Kabag Humas UMA Ir Asmah Indrawati MP.
Syahbudin mengatakan, salah satu contoh yang bisa terbantu dengan pengembangan bioteknologi ini adalah petani Karo, yang selama ini mengharapkan bibit kentang sumbernya dari Pangalengan, Bandung, Jawa Barat.
“Jika laboratorium kultur jaringan Fakultas Pertanian UMA berjalan, kita akan menghasilkan bibit kentang yang tidak lagi sumbernya dari Bandung. Atas bantuan PTPN III ini, insya Allah akan bisa terjawab,” ungkapnya.
Syahbudin menyampaikan terima kasih kepada PTPN III yang telah memberikan bantuan untuk mendukung dan menjawab persoalan petani di Sumut. Syahbudin juga memohon doa dan dukungan masyarakat, agar terwujud cita-cita mengembangkan bioteknologi ini. Rektor UMA Prof HA Ya’kub Matondang mengatakan, bantuan laboratorium dari PTPN III ini akan jadi motivasi bagi FP UMA meningkatkan dan mengembangkan teknologi pertanian.
“Bantuan ini sangat bermafaat untuk UMA dan masyarakat Sumut. Apalagi, UMA pertama kali mendapat batuan laboratorium senilai Rp200 juta dari PTPN III. Semoga bantuan dari PTPN III terus berlanjut,” harap Prof Matondang.
Sementara itu, SEVP Bidang SDM dan Umum PTPN III Ahmad Gusmar Harahap mengatakan, pihaknya berupaya tetap mendukung apalagi hasilnya untuk memudahkan petani di Kabupaten Karo dan daerah lainnya di Sumut.
“PTPN III mengapresiasi UMA yang peduli dengan petani di Kabupaten Karo, agar terbantu untuk mendapatkan bibit kentang yang tidak lagi dari Pangalengan, Bandung ke depannya,” ujarnya.
Bantuan kultur jaringan untuk laboratorium Fakultas Pertanian terdiri dari 18 item yakni “Autoclave, Erlenmeyer Cap 500 Ml, Erlenmeyer Cap 2000 ml, Pemanas Buksen, Pipet ukuran VL 25 Ml, Cawan Petridish, Timbangan Analitik Sartorius, Incubator, Shadar Rotary, Hort Plate Magnetic, Centripuge Electronik, PH Meter, Benzyl Animo Purine, Napthalene Acetic Acid, Glycine, Gibberelic Acid, Bonic Acid, dan Mangan Sulfate”.

























