Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Medan Area (FEB UMA) bersama mitra internasional International Islamic University Malaysia (IIUM) menyelenggarakan kegiatan Student Mobility Program bertempat di Convention Hall Kampus II UMA. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik internasional, memperluas wawasan global mahasiswa, serta mempererat hubungan kerja sama antara UMA dan IIUM.
Program ini merupakan bagian dari implementasi visi internasionalisasi kampus UMA yang berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di era globalisasi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa FEB UMA berkesempatan mendapatkan pengalaman akademik lintas negara, memahami sistem pendidikan di Malaysia, serta menumbuhkan wawasan internasional dalam bidang ekonomi dan bisnis.

Sementara itu, IIUM sebagai universitas mitra juga memperluas jangkauan kolaborasi akademik dan mempererat hubungan kelembagaan dengan UMA melalui pertukaran ide, diskusi ilmiah, serta pengembangan program bersama di masa depan.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMA menyampaikan bahwa kegiatan Student Mobility Program merupakan bentuk nyata dari upaya FEB UMA dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di ranah global. Materi kegiatan mencakup isu-isu strategis pendidikan internasional, peluang kolaborasi riset, serta strategi peningkatan daya saing mahasiswa dalam konteks regional ASEAN.

Adapun beberapa manfaat utama dari kegiatan ini antara lain:
-
Pengayaan Wawasan Internasional:
Mahasiswa memperoleh pemahaman baru mengenai sistem pendidikan dan praktik akademik di Malaysia, sekaligus memperluas perspektif lintas budaya. -
Pembangunan Jaringan Internasional:
Interaksi langsung antar mahasiswa UMA dan IIUM membuka peluang kolaborasi akademik, riset bersama, dan potensi pertukaran mahasiswa di masa mendatang. -
Penguatan Soft Skills:
Melalui sesi diskusi dan presentasi, mahasiswa dilatih untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, adaptasi, serta berpikir kritis dalam konteks multikultural.

Kegiatan ini juga membahas peluang kolaborasi berkelanjutan di masa depan, seperti pengembangan program pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, hingga integrasi kurikulum lintas kampus yang memungkinkan pengakuan kredit antar universitas.
Meski demikian, sejumlah tantangan juga menjadi perhatian ke depan, antara lain perlunya dukungan administratif dan pendanaan bagi peserta program, penyesuaian kurikulum, serta tindak lanjut berupa monitoring hasil kegiatan mobility agar manfaatnya dapat diukur secara berkelanjutan.
Kegiatan Student Mobility Program FEB UMA dan IIUM ini menjadi wujud komitmen UMA dalam memperluas jaringan akademik global dan membentuk karakter mahasiswa yang berdaya saing internasional. Melalui pertukaran pengetahuan, budaya, dan pengalaman, diharapkan kerja sama antara UMA dan IIUM akan terus berlanjut serta memberikan dampak positif bagi pengembangan mutu pendidikan dan reputasi kedua institusi di kancah global.

























