infoUMA - Dosen peneliti Universitas Medan Area (UMA) menunjukkan kemampuan akademiknya dengan menembus jurnal-jurnal internasional. Melalui karya penelitian ilmiahnya, Drs Dadan Ramdan, M.Eng menembus jurnal internasional.
“Alhamdulillah, dosen UMA Dadan Ramdan berhasil mencatatkan dirinya sebagai salah seorang dosen peneliti yang menembus jurnal internasional,” kata Rektor UMA Prof Dr HA Ya`kub Matondang, MA kepada wartawan, di kampus UMA, Sabtu (9/3).
Drs Dadan Ramdan MEng dan sejumlah dosen serta mahasiswa UMA juga berhasil melakukan penelitian yang predikatnya diakui secara nasional dan internasional. Misalnya dari Fakultas Pertanian UMA, Dr Ir Suswati, MP berhasil melakukan penelitian tentang buah pisang barangan. Begitu juga dengan sejumlah mahasiswa UMA dengan berbagai judul penelitian.
”Keberhasilan dosen dan mahasiswa UMA melakukan penelitian mendapat apresiasi dari Dirjen Dikti Kemendikbud RI, “ tegas rektor yang saat itu didampingi Dadan Ramdan, Dr Ir Suswati MP dan Kabag Humas UMA Ir Asmah Indrawaty MP.
Rektor mengatakan, torehan prestasi penelitian para dosen dan mahasiswa tersebut membuat kepercayaan pusat dan masyarakat Indonesia terhadap UMA sangat luar biasa.”Prestasi ini akan terus ditingkatkan, ini baik untuk akreditasi dan mutu UMA, ke depan. Ini terbukti, pada tahun 2013 ini Dikti menjawab kepercayaan itu dengan mengucurkan dana hibah penelitian sebesar Rp1,158.000.000,” kata Matondang.
Dana itu, tambah rektor, dialokasikan untuk 18 proposal dengan berbagai judul penelitian. Antara penelitian hibah bersaing, penelitian strategis nasional dan kereativitas mahasiswa. Dalam konteks ini, tambah Ya’kub, civitas UMA sangat bangga dengan torehan prestasi yang diperoleh dosen dan mahasiswa UMA ini.
“Kita harapkan prestasi ini terus meningkat, hingga tidak saja mengaharumkan nama UMA, tapi juga masyarakat Sumatera Utara,” ujar Ya’kub.
Dadan Ramdan menambahkan, selain menembus jurnal internasional, dirinya juga tengah mengusulkan hasil penelitiannya tentang “Pengendalian Gelombang Permukaan dan Titik Jatuh Logam Cair pada Proses Pengecoran dengan Mengatur Kecepatan dan Posisi Titik Putar Tungku” ke Menkum dan HAM sebagai hak paten. “Usulan ini insya Allah akan teralisasi, “ tegas dosen Fakultas Teknik UMA ini.
Untuk menembus jurnal internasional, tambah Dadan, bukan perkara sepele. Sebab, seleksinya begitu ketat. Yang diterima di jurnal internasional hanya karya penelitian yang benar-benar belum ada di dunia ini,” tegasnya.

























