Pemahaman tentang apa itu PPKM ?

02 Agu 2021 - 998 View
Share

Apa itu PPKM ? Mari menyimak pengantar berikut ini. Zaman pandemik covid19 belum kunjung mereda yang sudah masuk ke Indonesia sejak awal Maret 2020 hingga sekarang. Jumlah masyarakat yang terinfeksi covid plus jumlah kematian semakin meningkat dari hari ke hari. Perspektif ini harus diatasi dengan karantina wailayah yang ketat dan maksimal untuk mencegah dan menekan penularannya.

Mari masuk pada aspek kepanjangan PPKM itu sendiri, yakni : Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Istilah PPKM itu berasal dari PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar dimana mobilitas masyarakat dibatasi baik sosial dan jarak. Tujuannya untuk menekan penularan dan sekaligus memutus mata rantai sehingga berkegiatan normal kembali.

Apa itu PPKM, massif atau tidak massif

Penerapan PPKM sudah berkembang dari PSBB menuju PPKM Mikro, PPKM Transisi, dan terakhir PPKM Darurat. Apa itu PPKM, massif atau tidak massif ? Inilah yang menjadi tanda tanya besar, apakah harus ketat atau longgar. Semuanya menghadirkan plus dan minus yang harus diantisipasi supaya obat yang diberikan tepat guna dan tidak keliru.

Masyarakat diberikan sosialisasi selama satu pekan untuk belajar/bekerja/beribadah di rumah sebelum pemberlakuan PPKM. Dan bantuan pangan atau bantuan sosial (bansos) langsung diberikan supaya masyarakatnya tidak keluar rumah. Secara normatif, ada dua syarat untuk bisa mensukseskan PPKM dapat berjalan secara benar, yakni : pendataan Rt/Rw dan lapor medis.

Pendataan Rt/Rw sebagai bentuk apa itu PPKM

Pendataan Rt/Rw sebagai bentuk apa itu PPKM merupakan keharusan karena menyangkut masalah hidup atau mati. Hidup untuk bekerja berpeluang terpapar covid19, sementara tinggal di rumah juga berpotensi tidak ada pendapatan. Untuk Pendataan Rt/Rw kepada penduduknya dilakukan secara cermat baik pendatang dan warga yang menetap.

Hadirnya pendataan ini melalui pemutakhiran, maka memudahkan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Tambahannya adalah mendapatkan informasi atau status warga terkini sehingga tidak keliru. Para warga juga diajak secara persuasif untuk mendaftarkan diri atau mendata ulang sehingga tidak ada penduduk yang terlewatkan.

Lapor medis

Lapor media kepada pihak yang berkaitan pasca hasil PCR positif sangat diperlukan. Tujuannya supaya pasien yang bersangkutan dapat diberikan bantuan pangan dari hasil kerjasama atau gotong royong. Tentunya, penderita covid19 dapat melakukan isolasi mandiri dan perawatan melalui online sehingga proses pemulihan berlangsung cepat.

Kerjasama dari pihak Rt/Rw sangat dibutuhkan untuk melakukan penyemprotan dan menggalang dana patungan. Koordinasi dari pihak Rt/Rw dengan Puskesmas sangat diperlukan untuk mengetahui status pasien itu sendiri. Pasien positif juga tidak boleh keluar atau memakai masker ganda yang berfungsi untuk melindungi diri sendiri dan orang lain.

Persepsi masyarakat tentang apa PPKM ?

Persepsi masyarakat tentang apa itu PPKM sangat beragam, ada yang menyetujui dan ada yang menolaknya. Terlepas dari itu semua bahwa pandemik covid 19 belum berakhir, melainkan memunculkan mutasi varian baru dari covid 19. Dan varian tersebut lebih ganas dari virus aslinya sehingga aspek inilah yang harus disikapi dengan cermat dan seksama.

Masyarakat juga dipusingkan dengan berbagai kondisi yang belum pasti sehingga Pemerintah harus hadir untuk mengatasinya. Semua lapisan masyarakat merasakan dampak covid, seperti pengangguran dimana-mana, pemotongan gaji, dan lainnya. Bahkan duka yang dihadirkan tidak sedikit menjadikan generasi bangsa mengalami status yatim-piatu. Tentu, prahara ini harus dihentikan bagaimanapun caranya.

Persepsi masyarakat yang menyetujui tentang PPKM

Lapisan masyarakat sudah mengetahui kepanjangan dari apa itu PPKM. PPKM adalah kepanjangan dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang digunakan untuk mengatasi Pandemik Covid19.  Dalam mengatasi juga terdapat solusi medis untuk mengobati dan menyembuhkan para penderita yang terinfeksi virus covid. Dalam kondisi tersebut, masyarakat tidak bisa disalahkan karena tujuannya untuk bekerja secara halal.

Masyarakat yang menyetujui hadirnya PPKM bukan berarti kelompok orang kaya yang mampu hidup tanpa bekerja. Melainkan mempunyai pandangan untuk melepaskan diri dari pandemik sehingga bisa kembali hidup normal. Aspek ini cukup beralasan karena ketatnya PPKM bisa mempercepat keluarnya bangsa Indonesia dari krisis manusia.

Masyarakat yang menolak

Masyarakat yang menolak bukan berarti kelompok orang pra-sejahtera yang tidak mampu hidup dengan bekerja. Lapisan masyarakat tersebut menilai bahwa tanpa bekerja untuk hidup di rumah mungkin bisa bertahan lebih dari dua bulan. Pasca dua bulan kemudian, berikutnya apa yang harus dilakukan, apakah tetap terus di rumah atau bagaimana? Persepsi itulah yang menjadi salah satu alasan yang harus dirundingkan antar berbagai pihak.

Masyarakat yang menolak harus dirangkul Pemerintah dan bukan dipaksakan untuk menerimanya. Berikan edukasi kepada masyarakat bahwa dunia pandemik merupakan kejadian yang sebenarnya.

Terakhir, definisi tentang apa itu PPKM tidak bisa dijelaskan secara sederhana karena menyangkut nyawa manusia Indonesia. Untuk itu, perlu ada vaksin atau terapi pengobatan yang cepat, tepat sasaran, dan mampu menjawab masalah bangsa. Untuk itu, lakukan terus kajian ilmiah di bidang farmasi seperti obat, suntikan, dan lainnya untuk menyelamatkan anak bangsa.

 

Baca juga :

ppkm-transisippkm-daruratppkm-mikropsbbvaksinpcr-covid-19masyarakatppkm

© 2022 PDAI - Universitas Medan Area Facebook UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Twitter UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Instagram UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Youtube UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.